Koefisien pengosongan aorta (Koefisien pengosongan aorta) adalah ukuran pencitraan yang mengacu pada kecepatan darah mengosongkan diri dan bergerak melalui aorta. Koefisien pengosongan aorta terutama digunakan dalam pemeriksaan ultrasonografi, yang juga dapat disingkat BLK. Kisaran normal koefisien pengosongan aorta biasanya antara 0,22 dan 0,26, dan jika melebihi nilai normal ini, maka ekokardiografi dan elektrokardiografi rawat jalan harus dilakukan oleh departemen pengobatan kardiovaskular untuk pengujian lebih lanjut guna menentukan tingkat peningkatan resistensi perifer, sehingga dapat memfasilitasi pengobatan yang ditargetkan selanjutnya. Untuk mencegah hasil koefisien pengosongan aorta yang abnormal, pasien harus mengonsumsi sesedikit mungkin garam dan lemak, serta mengonsumsi lebih banyak serat dan vitamin. Hasil pemeriksaan harus diinterpretasikan dan diintervensi di bawah bimbingan dokter untuk menghindari penundaan kondisi.