Mual, perut kembung dan muntah setelah makan biasanya berhubungan dengan cara makan yang tidak benar, gastritis, kanker lambung dan faktor lainnya, yang harus segera dikonsultasikan, pola makan disesuaikan, dan obat yang diresepkan secara medis seperti omeprazole, bismut kalium sitrat, metronidazole, radioterapi atau perawatan bedah.
1. Cara makan yang tidak benar: misalnya, makan terlalu cepat, pola makan yang tidak bersih, dan lain-lain, dapat merangsang lambung dan usus sehingga menyebabkan mual, perut terasa kering dan muntah. Kita harus memperbaiki pola makan tepat waktu, dan mencoba untuk makan makanan yang ringan dan bergizi agar mudah dicerna.
2. Gastritis: stadium akut biasanya berhubungan dengan reaksi stres, alkohol, trauma dan faktor lainnya, stadium kronis dianggap disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori, pada stadium akut harus dibebaskan dari faktor penyebab secepatnya, dan gastritis kronis perlu membasmi Helicobacter pylori, terutama berdasarkan prinsip terapi empat kali lipat, seperti amoksisilin + metronidazol + omeprazol + bismut kalium sitrat.
3. Kanker lambung: adalah sejenis tumor ganas, terutama bermanifestasi sebagai sakit perut, yang dapat menyebabkan mual, muntah dan perut kembung bila sudah parah. Jika termasuk dalam kanker lambung stadium awal, pembedahan radikal harus dilakukan tepat waktu, seperti pembedahan standar, pembedahan yang dimodifikasi, dan pembedahan yang diperbesar. Jika penyakitnya sudah meluas, radioterapi harus dilakukan sesegera mungkin untuk menghambat sel kanker, dan obat kemoterapi dapat berupa cisplatin + fluorourasil.
Ada banyak penyebab lain dari mual, perut terasa kering dan muntah setelah makan, seperti perut dan usus yang dingin, gangguan pencernaan setelah makan, kehamilan, dll. Dianjurkan untuk mengamati kondisinya terlebih dahulu, dan jika tidak dapat diredakan dalam jangka waktu yang lama, perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu.