Ketuban juga dapat pecah pada pertengahan kehamilan, yang dikenal sebagai ketuban pecah dini.
Faktor umum penyebab ketuban pecah dini meliputi infeksi genital, peningkatan tekanan dalam rongga ketuban, trauma, atau faktor nutrisi.
1. Infeksi genital: ini adalah penyebab paling penting dari ketuban pecah dini, patogen umum seperti mikoplasma, klamidia, streptokokus grup B, dll., maka mudah menyebabkan ketuban pecah dini.
2. Tekanan yang meningkat di rongga ketuban: jika biasanya ada terlalu banyak cairan ketuban atau kehamilan kembar, maka akan menyebabkan peningkatan tekanan di rongga rahim, yang mengakibatkan ketuban pecah dini.
3. Trauma: Jika wanita hamil terbentur secara tidak sengaja, atau jika ia memiliki kehidupan seks yang terlalu intens, maka hal itu juga dapat menyebabkan ketuban pecah dini.
4. Faktor nutrisi: Jika seorang wanita hamil kekurangan protein, vitamin, kalsium, dan nutrisi lainnya, maka akan menyebabkan penurunan kemampuan membran yang tahan terhadap tekanan, yang juga dapat menyebabkan ketuban pecah dini.
Jika Anda merasa ada cairan yang keluar dari vagina Anda di pertengahan kehamilan, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis yang jelas, agar tidak menunda kondisi Anda.