Tindakan Pencegahan Harian untuk Pasien Gastritis

Setelah Anda didiagnosis menderita gastritis oleh dokter Anda, selain pengobatan yang mungkin diperlukan, Anda perlu memperhatikan beberapa masalah dalam diet harian Anda. Berikut ini adalah pengantar singkatnya. 1, melarang makanan yang merangsang pedas Makanan yang merangsang pedas seperti cabai, bawang putih, jahe, dll. Akan merusak mukosa lambung, jadi biasanya harus makan lebih sedikit, tetapi bukan berarti tidak bisa makan, hanya perlu mengontrol jumlahnya. 2, melarang makanan keras harus dikunyah perlahan saat makan, jangan ditelan, terutama makanan keras, agar tidak meningkatkan tekanan lambung, merusak mukosa lambung, mengakibatkan peradangan. 3, melarang makanan yang tidak mudah dicerna tidak mudah mencerna makanan seperti ketan tidak bisa makan lebih banyak, makanan ini mudah tinggal di perut untuk waktu yang lama, meningkatkan tekanan perut dan kemungkinan infeksi perut. 4, hindari ketegangan mental jangka panjang Ketegangan mental jangka panjang akan mempengaruhi sistem saraf vegetatif melalui korteks serebral, sehingga vasokonstriksi mukosa lambung, disfungsi lambung, sekresi asam lambung dan pepsin yang berlebihan, mengakibatkan gastritis, dan pada kasus yang parah, bahkan bisul. 5, hindari terlalu banyak bekerja terlalu banyak bekerja juga akan melalui regulasi neurohormonal yang disebabkan oleh suplai darah lambung tidak mencukupi, yang menyebabkan gastritis. 6, hindari makan dan minum perut lapar yang tidak merata kosong kosong, sekresi mukosa lambung asam lambung dan pepsin mudah melukai dinding lambung, yang menyebabkan gastritis atau maag akut dan kronis. Makan berlebihan akan membuat dinding lambung mengembang berlebihan, makanan di dalam lambung tinggal terlalu lama, yang juga mudah menyebabkan maag atau maag akut dan kronis, bahkan dilatasi lambung akut, perforasi lambung. 7, hindari alkoholisme alkohol akan menjadi kerusakan kimiawi langsung pada mukosa lambung, dan pada kasus yang parah, bahkan erosi dan pendarahan. 8, hindari merokok merokok akan menyebabkan vasokonstriksi mukosa lambung, sehingga mukosa lambung dalam sintesis prostaglandin mengurangi mukosa lambung, sehingga mukosa lambung rusak. Merokok juga akan merangsang sekresi asam lambung dan pepsin, menjadi penyebab gastritis. 9, hindari teh dan kopi kental Teh dan kopi kental melalui refleks saraf, sehingga mukosa lambung tersumbat, disfungsi sekresi, kerusakan sawar mukosa, berkontribusi pada terjadinya gastritis. 10, hindari makan sebelum tidur dalam waktu lama makan sebelum tidur tidak hanya mempengaruhi tidur, tetapi juga akan merangsang sekresi asam lambung, mudah diinduksi maag. 11, hindari menyalahgunakan obat-obatan banyak penggunaan obat-obatan setiap hari akan merusak mukosa lambung, seperti: a, obat antipiretik seperti aspirin, anti nyeri inflamasi dan sebagainya. Kedua, obat hormonal seperti prednison, deksametason. Ketiga, antibiotik seperti eritromisin. Jadi dalam penggunaan obat-obatan ini, kita harus benar-benar mengikuti saran dokter dan menggunakannya dengan hati-hati, agar tidak menyebabkan kerusakan pada lambung. Singkatnya, gastritis tidak mengerikan, mematuhi intervensi gaya hidup formal, serta pengobatan yang diperlukan, akan mengatasinya.