Limfosit adalah komponen penting dari tubuh dan berhubungan dengan imunitas. Limfosit membentuk sekitar 10-20% dari darah tepi. Limfosit yang tinggi terutama terlihat pada kondisi berikut ini: 1. Infeksi virus: ini adalah penyebab paling umum peningkatan limfosit; 2. Mononukleosis menular: lebih sering terjadi pada remaja dan dapat bermanifestasi sebagai pembengkakan kelenjar getah bening, demam, dan batuk; 3. Limfositosis menular; 4. Leukemia: di antaranya adalah leukemia limfoblastik akut. Leukemia limfatik dibagi menjadi tipe L1, L2 dan L3. L1 umumnya lebih sering terjadi pada anak-anak, L2 pada orang dewasa muda dan L3 pada orang tua. Oleh karena itu, ketika ditemukan limfosit darah tepi yang tinggi, penting untuk mencari penyebabnya dan mengidentifikasi apakah ada infeksi, terutama infeksi virus. Umumnya infeksi bakteri memiliki jumlah sel darah putih yang tinggi dan neutrofil yang tinggi.