Tanpa disadari, melakukan hubungan seksual pada tahap awal kehamilan dapat berpengaruh dan dapat menyebabkan gejala seperti vaginitis, keguguran prematur, dan infeksi rahim.
1. Vaginitis: pembersihan sebelum berhubungan seks tidak dilakukan, yang dapat menyebabkan vaginitis trikomonas, vaginitis bakteri, dan sebagainya.
2. Pre-eklampsia: Pada tahap awal kehamilan, hubungan seksual dapat menyebabkan kontraksi lapisan rahim, yang dapat menyebabkan pre-eklampsia, yang dimanifestasikan oleh gejala klinis seperti perdarahan vagina yang tidak teratur dan nyeri perut yang tidak teratur.
3. Infeksi rahim: awal kehamilan merupakan tahap penting dalam perkembangan janin, infeksi bakteri patogen tertentu dapat menyebabkan malformasi janin dan bahaya lainnya.
Tidak disarankan untuk melakukan hubungan intim pada awal kehamilan, dan jika terjadi ketidaknyamanan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.