Adalah hal yang normal untuk mengalami perasaan menginjak tanah saat tidur, tetapi hal ini juga dapat disebabkan oleh kekurangan kalsium dalam tubuh dan epilepsi.
1. Fenomena normal: ketika tidur, karena penghambatan neuron di korteks serebral yang lebih tinggi dari tubuh manusia, hilangnya fungsi kontrol dari pusat-pusat yang lebih rendah, mengakibatkan neuron-neuron dari pusat-pusat yang lebih rendah menjadi aktif, yang pada gilirannya menyebabkan sedikit aktivitas listrik saraf yang menyebabkan kontraksi otot-otot tubuh, yang mengakibatkan gejala menginjak udara ketika tidur.
3. Kekurangan kalsium: Ion kalsium adalah zat penting untuk aktivitas listrik saraf otot dan dapat menghambat rangsangan persimpangan neuromuskuler. Ketika tubuh kekurangan kalsium dalam jumlah besar atau kehilangan kalsium yang berlebihan, maka akan merangsang neuron di korteks serebral manusia, mengakibatkan peningkatan rangsangan persimpangan neuromuskuler dan menyebabkan kejang otot pada betis, yang akan menyebabkan fenomena menginjak tanah saat tidur.
3. Epilepsi: Pelepasan neuron yang tidak normal di otak dapat menyebabkan serangan epilepsi, mengakibatkan otot sering berkedut di tubuh, menyebabkan sensasi menginjak kaki kosong saat tidur. Bila fenomena kaki menginjak udara sering terjadi, hal ini harus ditanggapi dengan serius.
Jika fenomena ini sering terjadi, maka harus ditanggapi dengan serius. Untuk mengklarifikasi penyebab kaki menginjak udara saat tidur, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa dan menjalani pemeriksaan serta perawatan yang komprehensif.