Pernapasan perut hanyalah salah satu bentuk pernapasan dan kurang efektif dalam melangsingkan perut dengan pernapasan perut saja. Namun, jika dikombinasikan dengan latihan kebugaran lainnya dan kontrol diet, pernapasan perut lebih efektif dalam melangsingkan perut. Pernapasan perut berarti bernapas secara perlahan dengan menjaga kondisi pikiran tetap tenang, melebarkan perut ke arah luar saat menarik napas dan mengempiskan ke arah dalam saat menghembuskan napas, menjaga rongga dada tetap diam dan diafragma bergerak ke atas dan ke bawah saat bernapas di dalam perut. Sampai batas tertentu, pernapasan perut dapat merangsang motilitas gastrointestinal, mempercepat metabolisme tubuh, melatih otot perut bagian dalam, dan secara tidak langsung meningkatkan pencernaan dan pembakaran lemak. Selain itu, pernapasan perut juga dapat digunakan untuk memperbaiki kelainan pernapasan yang disebabkan oleh beberapa penyakit, seperti sindrom hiperventilasi, hipertensi esensial, penyakit paru obstruktif kronik, dll. Sedangkan untuk melangsingkan perut, hal ini tidak dapat dicapai dengan pernapasan perut saja; penurunan berat badan adalah hasil dari latihan seluruh tubuh. Latihan yang dilokalisasi hanya dapat melatih otot-otot lokal dan memiliki efek pembentukan. Penurunan berat badan total dicapai melalui diet terkontrol yang rendah minyak, garam, dan lemak, serta latihan fisik yang ilmiah dan masuk akal, seperti latihan aerobik setidaknya tiga kali seminggu selama 30 menit atau lebih, dikombinasikan dengan latihan yang disesuaikan dengan kondisi tubuh, seperti plank, ikal, dan lain-lain, serta kebiasaan gaya hidup yang baik. Tetapi yang paling penting adalah memiliki sikap gigih untuk mencapai hasil yang diinginkan. Perbaikan pada area perut dapat dirasakan secara lebih visual melalui penurunan berat badan secara total. Selain itu, pernapasan perut memiliki manfaat lain seperti meredakan kecemasan dan ketegangan serta mengatur fungsi otonom, yang secara efektif dapat membantu merilekskan tubuh dan pikiran serta menghilangkan stres.