Bayi dengan demam berulang tidak boleh diberi obat penurun demam sepanjang waktu. Obat penurun demam harus diberikan dengan interval 4-6 jam sebelum demam berulang. Jika Anda mengalami demam berulang, penting untuk mengetahui penyebab demam dan tidak hanya mengandalkan obat antipiretik, yang dapat menimbulkan efek samping jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak. Sebagian besar obat penurun demam adalah obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), yang jika dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat menyebabkan penurunan jumlah sel darah putih atau gangguan pembekuan darah, dan beberapa OAINS juga dapat menyebabkan kerusakan pada selaput lendir saluran cerna, yang berakibat pada perdarahan lambung. Meskipun semua komplikasi ini relatif jarang terjadi, namun masih dapat terjadi jika obat dikonsumsi secara berlebihan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa jumlah darah dan protein C. Jika terdapat peningkatan jumlah sel darah putih dalam pemeriksaan darah, demam sering kali disebabkan oleh infeksi bakteri dan perlu diobati dengan antibiotik. Jika terdapat peningkatan protein C-reaktif yang sederhana, demam sering kali disebabkan oleh infeksi virus dan memerlukan penggunaan obat antivirus, seperti ribavirin.