Bayangan hypointense pada CT otak perlu dikombinasikan dengan riwayat klinis. Jika pasien memiliki riwayat cedera otak traumatik sebelumnya, bayangan hypointense di otak mungkin merupakan lesi sisa dari cedera otak traumatik sebelumnya. Jika pasien datang ke klinik dengan gangguan anggota tubuh, seperti kelemahan pada satu anggota tubuh, bayangan hypointense intraserebral ini perlu dipertimbangkan sebagai infark serebral. Pada kasus lain, terdapat bayangan hypointense yang tidak teratur di otak, dan efek pendudukan intrakranial juga terlihat jelas, dalam hal ini bayangan hypointense harus dipertimbangkan sebagai tumor otak. Jika bayangan hypointense di otak tidak dapat diidentifikasi dengan jelas sebagai lesi, pasien biasanya akan disarankan untuk menjalani MRI lebih lanjut. Hal ini akan memperjelas bayangan hypointense dan mempertimbangkan apakah itu lesi iskemik atau tumor. Diagnosis spesifik juga akan dipertimbangkan bersama dengan nilai CT dan riwayat medis.