Nodul tiroid dapat menyebabkan nyeri tendon leher. Nodul tiroid yang umum diklasifikasikan sebagai jinak atau ganas, dan nodul yang berbeda mempengaruhi struktur leher secara berbeda. Rinciannya adalah sebagai berikut: 1. Nodul jinak: bila ukuran nodul jinak kecil, dampaknya lebih kecil terhadap leher dan kecil kemungkinannya menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri pada leher. Namun, ketika ukuran nodul jinak besar, beberapa pasien akan mengalami gejala seperti tekanan lokal, nyeri leher, dan bahkan kesulitan menelan. Beberapa pasien juga dapat mengalami perdarahan intrakapsular pada nodul tiroid akibat batuk tiba-tiba atau benturan eksternal, yang dapat menyebabkan nyeri leher. 2. Nodul ganas: nodul ganas termasuk dalam kanker tiroid, dan lesi mudah menyerang struktur di sekitarnya, seperti trakea, kerongkongan, kelenjar getah bening leher, saraf, dan lain-lain, yang dapat menyebabkan nyeri leher. Pasien seperti ini perlu mendapatkan perawatan medis sesegera mungkin untuk menghindari perburukan kondisi mereka. Nodul tiroid cenderung menyebabkan nyeri tendon leher. Jika disertai dengan ketidaknyamanan lainnya, disarankan untuk mencari perawatan medis tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebab penyakit dan mengobatinya sedini mungkin.