Tes apa yang bisa dilakukan untuk mendeteksi asma

Konfirmasi diagnosis asma meliputi: i) manifestasi klinis; ii) tes eksitasi bronkial atau tes bronkodilatasi. Manifestasi klinis terutama gejala seperti hidung tersumbat, gatal-gatal pada hidung, bersin-bersin, pilek, batuk dan mengi setelah pasien asma teriritasi oleh udara dingin, tungau debu, parfum dan bau-bau yang mengiritasi lainnya. Jika gejala-gejala ini terjadi setelah setiap iritasi dan presentasi klinis lebih khas, inilah saatnya untuk mendiagnosis asma. Jika manifestasi klinis kurang khas, tes eksitasi bronkial atau bronkodilatasi dapat dilakukan untuk lebih memperjelas diagnosis. Jika tes eksitasi bronkial atau bronkodilatasi positif, asma dapat didiagnosis.