Tidak ada istilah klinis untuk kelemahan rahim, yang umumnya mengacu pada kelemahan serviks. Leher rahim yang kendur dapat diobati dengan pembedahan. Kelonggaran serviks berhubungan dengan displasia kongenital dan riwayat persalinan yang diinduksi berulang kali atau persalinan. Untuk kelemahan serviks yang ringan tanpa ketidaknyamanan yang menyertainya dan tidak ada persyaratan kesuburan, pengobatan dapat ditunda dan pemeriksaan rutin mungkin cukup. Namun, bagi mereka yang memiliki kelemahan serviks sedang hingga berat, atau mereka yang pernah mengalami beberapa kali aborsi yang diinduksi atau memiliki keinginan untuk memiliki anak, mereka harus mencari pengobatan tepat waktu dengan cervical cerclage untuk meningkatkan pengencangan serviks. Dalam kehidupan sehari-hari, penderita relaksasi serviks harus meningkatkan latihan fisik, seperti berenang, berlari, lompat tali, yoga, dll, yang akan membantu kesehatan tubuh. Beberapa wanita juga dapat melakukan latihan retraksi anal, yang bermanfaat untuk membantu memperbaiki kelemahan serviks, tetapi efeknya relatif terbatas. Dianjurkan agar penderita relaksasi serviks mencari pemeriksaan terperinci lebih lanjut untuk memperjelas situasi spesifiknya, dan kemudian bekerja sama dengan dokter untuk mengambil tindakan pengobatan yang tepat. Perhatian sehari-hari terhadap perawatan kebersihan diri, hindari hubungan seks yang tidak bersih, cegah vaginitis, servisitis dan penyakit lainnya.