Berjalan sambil tidur pada lansia dapat disebabkan oleh faktor genetik, faktor psikosomatik dan faktor penyakit.
1. Faktor genetik: tidur sambil berjalan memiliki kecenderungan genetik, jika orang tua menderita riwayat tidur sambil berjalan, kejadian pada keturunannya juga akan lebih tinggi dari biasanya, sehingga mereka yang memiliki riwayat genetik juga dapat menyebabkan tidur sambil berjalan pada lansia.
2. Faktor mental dan psikologis: pasien lansia yang menderita stres mental jangka panjang, kecemasan atau kurang tidur juga rentan mengalami tidur sambil berjalan.
3. Faktor penyakit: adanya beberapa penyakit klinis yang mendasari juga dapat menyebabkan berjalan sambil tidur pada lansia, seperti sindrom kaki gelisah, penyakit refluks gastro-esofagus, apnea tidur, dan penyakit lainnya.
Lansia yang berjalan dalam tidur, harus melakukan konsultasi, diagnosis, dan perawatan tepat waktu di bawah bimbingan dokter profesional.