Ketidakmampuan pasien untuk berbicara secara klinis disebut sebagai ketidakmampuan bicara. Hal ini terutama dipertimbangkan dengan cara-cara berikut ini. Yang pertama adalah faktor psikologis, seperti rangsangan mental, seperti guncangan, yang dapat menyebabkan pasien tidak dapat berbicara. Yang kedua adalah lesi di tenggorokan, yang dapat ditangani di klinik THT untuk mengetahui apakah ada penyebabnya. Yang ketiga adalah masalah otak, seperti penyakit serebrovaskular atau hunian intrakranial, yang memengaruhi pusat bicara pasien dan dapat menyebabkan kesulitan berbicara, yang dapat dimanifestasikan sebagai kesulitan dalam mengekspresikan atau memahami pembicaraan, atau dalam kasus yang parah, kehilangan kemampuan berbicara. Oleh karena itu, disarankan agar pasien yang tiba-tiba tidak dapat berbicara harus pergi ke rumah sakit secara tepat waktu untuk meningkatkan pemeriksaan, mengidentifikasi penyebabnya, dan memberikan perawatan yang tepat waktu dan sesuai gejala.