Enzim dibuat dengan memfermentasi sayuran, buah-buahan, jamur, sereal, dan tanaman lain sebagai bahan baku. Mengonsumsi enzim dapat menyebabkan efek samping seperti keracunan makanan dan alergi. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa mengonsumsi enzim dalam jumlah sedang memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan. Enzim adalah cairan fermentasi yang mengandung polisakarida, probiotik, enzim, dan zat aktif biologis lainnya, dan mengonsumsinya dalam jumlah sedang dapat meningkatkan gerakan peristaltik gastrointestinal dan membantu mengatur flora usus. Namun, konsumsi enzim yang tidak tepat rentan terhadap masalah-masalah berikut ini. 1. Produksi enzim adalah proses fermentasi alami, di mana berbagai jenis bakteri berbahaya dan zat berbahaya dapat dengan mudah tumbuh. Mengonsumsinya dapat menyebabkan keracunan makanan. 2. Setelah fermentasi, bahan baku enzim akan terurai dan menghasilkan berbagai bahan baru, misalnya, pektin akan menghasilkan metanol setelah fermentasi, yang berbahaya bagi kesehatan manusia. 3. Kompleksitas bahan dan zat aktif dalam enzim dapat dengan mudah menyebabkan gejala alergi seperti ruam, gatal, mual, muntah, dan sakit perut. Biasanya, masalah-masalah di atas rentan terjadi pada orang yang mengonsumsi enzim buatan sendiri. Disarankan agar orang yang memiliki kebutuhan untuk mengonsumsi enzim sebaiknya menghindari mengonsumsi enzim buatan sendiri, berkonsultasi dengan dokter, dan memilih enzim yang dijual melalui jalur reguler.