Untuk menyingkirkan leukemia pada anak dengan demam berulang, Anda dapat menilai dari kombinasi gejala klinis, jumlah darah, fungsi koagulasi, apusan sumsum tulang, dan imunohistokimia. 1. Gejala klinis: pasien leukemia biasanya disertai dengan demam, perdarahan dari gusi atau rongga hidung, anemia, dan manifestasi lain dari tiga sistem reduksi. Bisa juga disertai dengan nyeri dada dan gejala lainnya. 2. Pemeriksaan darah rutin dan fungsi koagulasi: pemeriksaan darah rutin menunjukkan bahwa satu atau beberapa item sel darah putih, sel darah merah dan trombosit kurang dari normal, dan dapat disertai dengan disfungsi koagulasi. 3. Apusan sumsum tulang: Apusan sumsum tulang menunjukkan bahwa sel-sel leukemia memiliki ukuran yang berbeda, dengan kromatin nuklear yang kasar, distribusi yang tidak merata, dan inti yang lebih besar daripada sel primitif normal. Sebagian besar gambar sumsum tulang menunjukkan proliferasi aktif, aktivitas yang jelas atau aktivitas yang ekstrem, sementara sel hematopoietik normal jelas terhambat. 4. Imunohistokimia: Imunohistokimia untuk mengetik leukemia, membantu memperjelas diagnosis. Jika bayi Anda mengalami demam berulang, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, menyelesaikan tes darah di bawah bimbingan dokter, membuat diagnosis yang jelas, dan kemudian mengikuti instruksi dokter untuk memberikan perawatan yang ditargetkan.