Mayoritas benda asing orbital memasuki orbita dari bagian depan antara mata dan tepi orbita. Mata mungkin tidak secara langsung mengalami cedera dan sebagian besar tetap dapat melihat, tetapi ada beberapa benda asing yang terbang dengan kecepatan tinggi dan dapat menembus mata serta tetap berada di dalam orbita. Agen penyebab utama adalah benda asing yang terbuat dari logam seperti peluru timah dan baja, tetapi ada juga yang non-logam seperti kaca dan tanaman. Diagnosis benda asing orbital: Benda asing orbital yang umum termasuk pecahan peluru logam, peluru senapan angin, atau serpihan kayu atau bambu. Mungkin terdapat pembengkakan dan nyeri lokal. Jika dikombinasikan dengan infeksi bernanah, dapat menyebabkan selulitis orbita atau fistula. Karena sebagian besar benda asing logam intraorbita terbungkus dalam jaringan lunak dan terdapat struktur saraf, pembuluh darah, dan otot yang halus di daerah orbita dalam, maka benda asing tersebut tidak perlu dikeluarkan dari daerah orbita dalam. Benda asing vegetatif dapat menyebabkan peradangan bernanah kronis dan harus dikeluarkan sepenuhnya sesegera mungkin. Gangguan penglihatan: Gangguan penglihatan mengacu pada tingkat gangguan fungsi penglihatan, yang mengakibatkan berkurangnya penglihatan atau hilangnya penglihatan. Jenis gangguan penglihatan meliputi berkurangnya ketajaman penglihatan dan gangguan lapang pandang. Ketajaman penglihatan merupakan representasi yang lebih akurat dari fungsi bentuk dan dibagi menjadi penglihatan sentral dan periferal, dengan penglihatan sentral diperoleh melalui pusat makula dan penglihatan periferal mengacu pada fungsi retina di luar makula. Distensi mata: Distensi mata adalah salah satu dasar diagnostik untuk ketegangan mata. Ketegangan mata juga dikenal sebagai kelelahan visual. Kelelahan mata sebagian besar disebabkan oleh ketegangan mata yang berlebihan, gangguan emosi dan mental, serta gangguan hati, limpa, dan ginjal. Manifestasi utama penyakit ini adalah ketidakmampuan untuk melihat dalam jangka waktu yang lama, yang mengakibatkan pusing, sakit kepala, dan mata bengkak. Sakit mata: Sakit mata juga dikenal sebagai oftalmoplegia, yaitu manifestasi rasa sakit pada mata. Ada dua penyebab nyeri mata, yang pertama karena faktor eksternal dan yang kedua karena penyakit mata. Nyeri mata akibat trauma dirasakan sebagai nyeri yang disertai sensasi benda asing, dan nyeri mata akibat penyakit intraokular atau orbita sebagian besar berupa nyeri yang dalam dan tumpul di dalam atau di belakang mata. Nyeri mata dapat terlihat pada keratitis, ulkus kornea, trauma mata, glaukoma, sklerositis, pseudotumor orbital, dll.