Aliran cairan yang konstan setelah cedera pada sudut mata dapat disebabkan oleh berbagai alasan, biasanya karena iritasi kornea yang menyebabkan air mata, tetapi juga perforasi kornea yang menyebabkan isi mata mengalir keluar. Jika sudut mata mengalami cedera ringan, seperti abrasi ringan pada kornea, gejala abnormal seperti fotofobia, nyeri, dan kehilangan penglihatan dapat terjadi, dan kornea teriritasi sehingga air mata terus mengalir. Jika sudut mata mengalami cedera parah, menyebabkan perforasi kornea, mungkin terdapat aliran cairan dari isi mata, seperti berair, disertai gejala seperti gangguan penglihatan yang parah, nyeri hebat, dan fotofobia parah. Aliran cairan yang konstan setelah cedera kornea juga dapat terjadi karena alasan lain.