Apa yang salah dengan bayi baru lahir yang sering meludah?

Hipersalivasi neonatal dapat disebabkan oleh sekresi kelenjar ludah yang berlebihan, pneumonia neonatal, keluarnya cairan ketuban, dan faktor lainnya. 1. Sekresi kelenjar ludah yang berlebihan: ketika kelenjar ludah mengeluarkan banyak air liur, jumlah air liur yang dikeluarkan lebih banyak, dan ketika kapasitas mulut bayi baru lahir kecil dan fungsi menelan secara otonom belum sempurna, maka manifestasi air liur yang berlebihan dapat terjadi. 2. Pneumonia neonatal: karakteristik fisiologis trakea neonatal lebih pendek dan sempit, saat menghembuskan napas, gas di paru-paru melalui trakea yang pendek dan sempit, dapat berupa dahak dahak di trakea melalui saluran pernapasan keluar dari rongga mulut, yang pada gilirannya terjadi situasi air liur yang lebih banyak. 3. Keluarnya cairan ketuban: ketika bayi baru lahir memiliki cairan ketuban di dalam perut, cairan ketuban dapat dikeluarkan dengan cara mengeluarkan air liur, yang dapat disertai dengan suara desiran dan dengkuran, dan lebih kondusif untuk mengeluarkannya saat mengambil posisi berbaring miring. Bayi baru lahir dengan air liur yang berlebihan perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, di bawah bimbingan dokter spesialis untuk secara aktif melakukan perawatan yang tepat, yang akan membantu meringankan gejala yang tidak nyaman sesegera mungkin.