Fraktur dasar tengkorak biasanya dapat pulih dengan sendirinya, tetapi jika fraktur menyebabkan komplikasi dan infeksi intrakranial atau dasar tengkorak yang serius, maka akan sulit pulih dengan sendirinya dan memerlukan perawatan medis yang cepat.
Fraktur dasar tengkorak mengacu pada terganggunya integritas dan kesinambungan struktur tulang dasar tengkorak yang disebabkan oleh kekerasan eksternal, di mana fraktur linier merupakan penyebab terbanyak. Fraktur ini diklasifikasikan secara anatomis sebagai fraktur fosa kranial posterior, fosa kranial tengah, dan fosa kranial anterior.
Fraktur dasar tengkorak biasanya merupakan cedera tertutup dan biasanya sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Namun, prognosis pasien dengan fraktur intrakranial dan dasar tengkorak sering kali lebih buruk jika dikombinasikan dengan cedera intrakranial dan dasar tengkorak yang serius serta infeksi patogen yang disebabkan oleh fraktur, sehingga memerlukan perhatian medis yang cepat.
Jika fraktur dasar tengkorak didiagnosis, pasien harus mencari perawatan medis tanpa penundaan untuk menghindari konsekuensi yang serius.