Apa diagnosis banding teratoma ovarium?

Diagnosis banding teratoma ovarium terutama mencakup karsinoma plasma ovarium, sistadenoma mukin ovarium, endometriosis, dan lesi lain yang menyerupai tumor ovarium. 1. Karsinoma plasmacytoid ovarium: karsinoma plasmacytoid ovarium dapat dengan mudah disalahartikan sebagai teratoma ovarium karena manifestasi polikistik, politematosa, kistik padat atau solid, yang dapat dibedakan dan didiagnosis berdasarkan manifestasi klinis, ultrasonografi, dan pemeriksaan histologis patologis. 2. Sistadenoma musin ovarium: lesi sistadenoma musin berukuran besar, sebagian besar unilateral, multikompartemen, dan dinding kapsul lebih tebal, serta mungkin terdapat papila lunak kecil di dalamnya, yang mudah disalahartikan sebagai teratoma ovarium, sehingga perlu dibedakan dengan pemeriksaan patologis dan histologis. 3. Endometriosis: endometriosis rentan terhadap adhesi dan kista coklat, nodul depresi uterus rektal, lesi ini mudah disalahartikan sebagai teratoma ovarium yang belum matang. Karena endometriosis memiliki gejala seperti dismenorea progresif dan perubahan menstruasi, endometriosis dapat diidentifikasi melalui manifestasi klinis dan USG. 4. Lesi mirip tumor ovarium lainnya: kista fisiologis ovarium lainnya (kista lutein, kista folikel), kista tuba, dan lain-lain juga mudah disalahartikan sebagai teratoma ovarium. Kista fisiologis ovarium biasanya dapat menghilang seiring dengan siklus menstruasi, sedangkan kista tuba biasanya memiliki riwayat penyakit infeksi panggul dengan batas yang lebih jelas, dan dapat dibedakan dengan ultrasonografi dan patohistologi. Teratoma ovarium di klinik harus segera dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan pengobatan, agar tidak menunda kondisi tersebut.