Lompat tali segera setelah ovulasi tidak kondusif untuk pembuahan, dan dalam waktu dua puluh jam tidak baik untuk pembuahan. Dalam waktu dua puluh jam adalah periode ketika sel telur dan sperma bersatu, dan peningkatan olahraga juga dapat merusak penyatuan sel telur dan sperma. Ada juga validitas dan signifikansi terhadap argumen bahwa latihan lompat tali untuk wanita membantu mencegah kehamilan ektopik dan meningkatkan pembuahan. Para ahli mengatakan bahwa latihan lompat tali yang dilakukan sebelum wanita berovulasi dapat membantu mencegah kehamilan ektopik dan meningkatkan ovulasi. Wanita yang sedang mempersiapkan kehamilan dapat memilih untuk melakukan sedikit olahraga, seperti lompat tali, dengan catatan dilakukan sebelum atau sesudah ovulasi, dan tidak boleh dilakukan segera setelah ovulasi.