Dapatkah bayi berusia sepuluh bulan menderita vitiligo?

Bayi berusia sepuluh bulan juga dapat mengalami vitiligo.
Vitiligo adalah suatu kondisi di mana kulit mengalami bercak putih akibat kurangnya melanin yang disebabkan oleh kerusakan melanosit dalam kulit. Vitiligo dapat terjadi pada semua usia dan lebih sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda. Faktor-faktor yang biasanya menyebabkan vitiligo termasuk gangguan autoimun, faktor genetik, neurokimia, dan sebagainya.
1. Penyakit sistem autoimun: vitiligo non-segmental adalah penyakit autoimun. Sistem kekebalan tubuh pasien mengalami gangguan dan menyerang sel dan jaringan tubuh yang sehat, bukannya menyerang patogen asing seperti yang dilakukan oleh sistem kekebalan tubuh normal. Pasien vitiligo non-segmental terutama karena gangguan sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi melanosit sendiri, yang pada gilirannya menyebabkan penurunan produksi melanin.
2. Faktor genetik: vitiligo memiliki 25%-30% sifat familial, jika orang tua bayi atau kerabat lain seperti kakek-nenek memiliki vitiligo, kemungkinan bayi terkena vitiligo akan meningkat.
3. Neurokimia: Vitiligo segmental diduga disebabkan oleh zat biokimia yang dilepaskan dari ujung saraf di kulit. Zat-zat ini memiliki efek merusak pada melanosit kulit, yang menyebabkan penurunan produksi melanin.
Selain itu, penghancuran melanosit sendiri, kekurangan tirosin atau ion tembaga juga dapat menyebabkan vitiligo, dan juga karena trauma, misalnya, pada vitiligo terutama pada tahap progresif, jika ada trauma lokal, maka vitiligo juga dapat terjadi pada luka.
Oleh karena itu, bayi berusia sepuluh bulan juga dapat mengalami vitiligo. Disarankan agar anak pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu, untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, dan mengikuti instruksi dokter untuk menerima perawatan.