Dalam hal kandungan purin, daging babi adalah makanan dengan kandungan purin sedang dan harus dimakan dengan hemat atau sebaiknya tidak sama sekali oleh penderita hiperurisemia. Faktor diet adalah penyebab utama hiperurisemia. Pasien mengonsumsi makanan yang kaya purin, seperti makanan laut, jeroan hewan, daging sapi dan domba, daging babi, dan sup daging yang kental, dalam waktu yang lama. Hiperurisemia kronis dapat menyebabkan kristal asam urat mengendap di persendian, yang menyebabkan serangan asam urat dan persendian menjadi merah, bengkak, panas, dan nyeri. Pasien dengan hiperurisemia dan gout harus memfokuskan diet harian mereka pada makanan rendah purin, seperti sayuran, buah-buahan, telur dan produk susu. Daging unggas, seperti ayam dan bebek, harus menjadi pilihan utama untuk konsumsi daging, tetapi tidak dalam jumlah yang berlebihan dalam satu waktu.