Berapa lama pasien dengan hipertensi dan infark serebral dapat bertahan hidup, terutama terkait dengan seberapa baik hipertensi dikendalikan dan tingkat keparahan infark serebral. Pada kasus yang lebih baik, harapan hidup tidak terpengaruh, sementara pada kasus yang lebih buruk, harapan hidup mungkin terbatas pada beberapa hari atau bulan. Untuk pasien dengan infark otak yang tidak terlalu parah, harapan hidup mereka tidak akan terpengaruh jika mereka tidak memiliki gejala sisa atau gejala sisa yang ringan setelah perawatan, dan jika mereka mengikuti instruksi dokter untuk mengontrol tekanan darah mereka dengan baik dan menjaganya tetap dalam kisaran yang sesuai. Namun, jika pasien tidak mengontrol tekanan darah dengan baik, maka akan menyebabkan kekambuhan stroke, yang akan mempengaruhi kualitas hidup dan harapan hidup. Beberapa pasien dengan infark serebral yang parah akan mengalami gejala sisa yang lebih serius seperti hemiparesis dan disfagia yang parah, yang akan menyebabkan pasien terbaring di tempat tidur dalam waktu yang lama, sehingga membuat mereka rentan terhadap komplikasi seperti infeksi paru-paru dan trombosis vena dalam, yang kesemuanya akan memperpendek harapan hidup pasien. Selain itu, jika tekanan darah tidak terkontrol dengan baik, maka akan menyebabkan munculnya kembali stroke, dan harapan hidup pasien mungkin hanya beberapa hari atau bulan. Singkatnya, berapa lama pasien dengan hipertensi dan infark serebral dapat hidup tergantung pada tingkat keparahan gejala sisa infark serebral dan pengendalian hipertensi. Pasien disarankan untuk secara aktif mencari nasihat medis dan menjalani perawatan dan rehabilitasi di bawah bimbingan dokter mereka.