1. Apakah Anda berpikir bahwa Anda menderita spondilosis servikal ketika Anda memutar kepala dan mengeluarkan suara berderak? Persendian tubuh manusia, termasuk tulang belakang leher, biasanya sedikit banyak berderak, yang disebabkan oleh gesekan antara ligamen dan tulang, atau antara tulang dan tulang ketika mereka bergerak. Jika hanya sesekali terdengar suara gemeretak ketika Anda memutar kepala dan leher dan tidak ada ketidaknyamanan lainnya, tidak perlu khawatir sama sekali, karena ini sebagian besar merupakan fenomena fisiologis dan bukan spondilosis servikal. 2. Apakah Anda menderita spondilosis servikal karena leher dan bahu Anda terasa sakit? Banyak orang merasakan nyeri di leher atau bahu mereka dari waktu ke waktu karena sejumlah alasan, termasuk myofasciitis pada leher dan bahu, ketegangan otot, bahu beku, spondylosis serviks dini dan sebagainya. Untuk spondylosis serviks dini, pasien biasanya memiliki kebiasaan kerja dan hidup yang relatif jelas, seperti bermain dengan ponsel dengan kepala menunduk dalam waktu yang lama baru-baru ini, menatap komputer untuk waktu yang lama dan bekerja lembur. Oleh karena itu, spondilosis serviks dapat menyebabkan gejala seperti nyeri leher dan bahu, tetapi tidak semua ketidaknyamanan leher dan bahu adalah spondilosis serviks. 3. Apakah bantal rendah tidak berhubungan dengan spondilosis serviks? Bantal yang tepat akan memungkinkan otot-otot leher dan ligamen di sekitarnya untuk sepenuhnya diperbaiki setelah seharian bekerja keras. Bantal yang terlalu tinggi atau terlalu rendah tidak kondusif untuk istirahat leher dan dapat menyebabkan atau memperburuk spondylosis serviks. Bantal yang ideal harus dapat mempertahankan kelengkungan fisiologis normal dari vertebra servikal. Jika bantal terlalu rendah, vertebra servikal akan berada dalam posisi backward (mundur), dan jika bantal terlalu tinggi, vertebra servikal akan berada dalam posisi forward (rendah), yang mana keduanya tidak benar dan tidak kondusif untuk melegakan otot leher. 4. Latihan sederhana membantu meringankan spondilosis serviks? Bagi orang-orang dengan insiden spondilosis serviks yang tinggi, seperti pekerja kantoran dan mereka yang berkepala rendah, pencegahan harus menjadi fokus utama. Ubah gaya hidup Anda, seperti menggunakan komputer, bermain dengan ponsel, bermain mahyong dan sebagainya dalam waktu yang lama dengan kepala menunduk, untuk beristirahat sekitar 10 menit setelah berlangsung 40-60 menit, bangun dan berjalan-jalan, melakukan aktivitas leher, dll. Hindari membaca buku dan koran serta ponsel setengah berbaring sebelum tidur. Perubahan kebiasaan gaya hidup ini sangat penting untuk memblokir terjadinya spondylosis serviks pada sumbernya. Untuk spondilosis servikal awal, seperti nyeri dan kekakuan pada leher dan bahu, latihan leher sederhana dapat memberikan efek, tetapi ketika saraf terkompresi, segala bentuk latihan tidak akan membantu. 5. Apakah Anda menderita spondilosis servikal jika tangan Anda mati rasa dan pusing? Ada banyak penyebab mati rasa di tangan, seperti tangan tikus, sindrom kanal siku, spondylosis serviks, dll. Demikian pula, ada berbagai penyebab pusing, seperti tekanan darah yang tidak stabil, suplai darah yang tidak mencukupi ke arteri basilar, penyakit Meniere, spondylosis serviks, dll. Oleh karena itu, bukan berarti mati rasa di tangan dan pusing adalah spondylosis serviks, dan begitu gejala muncul, diperlukan konsultasi medis segera. 6. Apakah spondilosis serviks dianggap sebagai spondilosis serviks bila hanya osteofit serviks yang ada? Sebagian orang berpikir bahwa spondilosis servikal disebabkan oleh adanya osteofit tulang belakang servikal pada film sinar-X selama pemeriksaan rutin. Spondilosis servikal adalah sindrom klinis yang disebabkan oleh ketegangan jangka panjang dan osteofit pada tulang belakang servikal, atau degenerasi cakram intervertebralis dan penebalan ligamen, sehingga mengakibatkan tekanan pada sumsum tulang belakang servikal, akar saraf, atau arteri vertebralis, yang selanjutnya menyebabkan serangkaian gangguan fungsional. Pasien dengan spondilosis serviks kurang lebih akan memiliki osteofit dengan derajat yang bervariasi, tetapi beberapa orang memiliki osteofit tetapi tidak bergejala secara klinis, yang tidak dapat disebut spondilosis serviks. 7. Apakah spondilosis serviks merupakan penyakit orang tua dan bukan orang muda? Spondilosis serviks paling umum terjadi di kalangan pekerja kantoran dan mereka yang menghabiskan banyak waktu di tempat kerja. Dengan popularitas Internet dan promosi perangkat seluler, ada kecenderungan orang yang lebih muda menderita spondilosis serviks. Secara klinis, ada banyak orang IT berusia dua puluhan dan tiga puluhan yang menderita spondylosis serviks, yang bukan hanya “paten” orang tua.