Apa yang dimaksud dengan cairan encer setelah aborsi?

Jika terdapat cairan encer setelah aborsi, hal ini paling sering disebabkan oleh peradangan panggul atau peradangan endometrium, yang meningkatkan eksudasi jaringan dan membuat keputihan terlihat seperti air. Meskipun tidak ada rasa sakit di perut bagian bawah, disarankan untuk pergi ke rumah sakit sesegera mungkin untuk melakukan tes yang sesuai, seperti pemeriksaan ginekologi dan tes keputihan rutin, terutama untuk mengetahui apakah ada infeksi patogen. Pemeriksaan ginekologi juga dianjurkan untuk mengetahui apakah terdapat tanda-tanda lokal peradangan serviks seperti kemacetan dan edema pada serviks. Selain itu, penting untuk mengetahui apakah ada nyeri tekan pada adneksa uterus dan, tergantung pada hasil pemeriksaan klinis, untuk memberikan pengobatan yang cepat dan tepat. Setelah aborsi, yang terbaik adalah menjaga vulva tetap bersih, mencucinya dengan air dua kali sehari dan pastikan untuk meningkatkan nutrisi.