Jerawat yang tersumbat dapat dikeringkan dengan antibiotik oral, obat topikal, pembersihan kulit, dan terapi fisik. 1. Antibiotik oral: Jerawat tersumbat, juga disebut jerawat, adalah penyakit radang pada kelenjar sebasea pada folikel rambut. Jerawat yang paling parah dapat menimbulkan nodul yang keras. Pasien disarankan untuk mengonsumsi antibiotik oral untuk pengobatan, seperti tablet doksisiklin dan kapsul lunak isotretinoin. 2. Pengobatan topikal: Dianjurkan agar pasien mengoleskan kompres panas selama lima menit setiap malam pada kulit lokal yang terdapat bintil jerawat, lalu mengoleskan salep krim cumexin atau krim asam retinoat atau gel adapalen untuk mempercepat surutnya jerawat, dan juga mengoleskan salep mupirocin atau krim asam fusidat secara topikal. 3. Kulit bersih: pasien disarankan untuk menjaga kebersihan wajah mereka, dan dapat menggunakan air hangat dan pembersih wajah untuk mencuci area yang terkena setiap hari, sehingga bintil-bintil keras jerawat yang tersumbat dapat keluar. 4. Fisioterapi: Untuk komedo putih yang berkembang menjadi komedo hitam, Anda dapat menggunakan jarum jerawat steril untuk menekan jerawat, kemudian menggunakan larutan asam borat untuk melembutkan sebum dengan kompres panas, dengan menekan secara perlahan, Anda dapat mengeluarkan bintil-bintil jerawat yang tumpul, dan kemudian mengoleskan krim antiinflamasi. Dianjurkan agar pasien tidak memakai make-up selama masa perawatan, dan tidak makan makanan pedas dan merangsang, serta menjaga kebersihan dan higienis kulit lokal. Munculnya bintil keras jerawat yang membosankan pada kulit, ikuti petunjuk dokter untuk menggunakan obat.