Kapan bayi boleh makan garam

Bayi biasanya dianjurkan berusia lebih dari 1 tahun sebelum boleh makan garam asin, hal ini dikarenakan anak-anak terutama bayi kecil, perkembangan ginjalnya belum matang, jika terlalu banyak asupan garam yaitu natrium klorida mudah menyebabkan retensi natrium dan air di dalam tubuh, menyebabkan anak mengalami oedema dan manifestasi lainnya, sehingga tidak dianjurkan makan garam terlalu dini. Bayi makan terlalu banyak garam, tetapi juga memiliki bahaya sebagai berikut: Pertama, diet tinggi garam dapat membuat sekresi air liur oral berkurang, lisozim juga berkurang, kondusif untuk berbagai bakteri, virus ada di saluran pernapasan bagian atas. Kedua, diet tinggi garam karena efek osmotik garam, dapat membunuh flora parasit normal pada saluran pernapasan bagian atas, mengakibatkan disbiosis yang menyebabkan morbiditas. Ketiga, diet tinggi garam dapat menghambat reproduksi sel epitel mukosa mulut, sehingga kehilangan kemampuan untuk melawan penyakit. Keempat, diet tinggi garam juga dapat mempengaruhi penyerapan seng dalam tubuh anak-anak, yang dapat menyebabkan defisiensi seng, yang dapat menyebabkan serangkaian penyakit seperti daya tahan tubuh yang rendah, dan juga dapat menyebabkan gangguan pada keseimbangan ionik tubuh, sehingga tidak disarankan untuk memberikan garam pada anak-anak sebelum usia 1 tahun.