1. Bila terjadi pembekuan darah, muntah darah, tinja yang segar atau berwarna kelabu, gusi berdarah, darah dalam dahak, purpura, nyeri dada, nyeri panggul, sakit kepala, vertigo, perdarahan berkepanjangan setelah trauma ringan atau gejala hepatitis (urin menjadi gelap, gatal-gatal pada kulit, penyakit kuning, pucat, tinja berwarna tanah liat), obat harus segera dihentikan dan hubungi dokter. 2.Minum obat pada waktu yang sama setiap hari, sebaiknya pada malam hari, sehingga dosis untuk hari itu dapat diatur. Dosis dan merek obat tidak boleh diubah tanpa izin dokter; jika Anda melewatkan dosis, Anda harus menebusnya sesegera mungkin, tetapi Anda tidak boleh meningkatkan dosis untuk menebusnya. 3. Jangan minum obat lain, termasuk aspirin, antibiotik dan obat flu, tanpa izin dokter Anda. Obat-obatan ini dapat mengganggu kerja Warfarin dan menimbulkan bahaya kesehatan. 4.Vaksin flu meningkatkan efek antikoagulasi. Periksa perdarahan dalam waktu satu bulan setelah vaksinasi. 5, Demam, demam iklim, malnutrisi dan diare dapat memperpanjang waktu pembekuan yang menyebabkan pendarahan. 6, Menjaga pola makan yang seimbang, relatif teratur dan kebiasaan makan yang baik, dan ingatlah untuk mengurangi makanan berlemak tinggi dan makanan yang kaya akan vitamin K seperti: kubis, kembang kol, asparagus, lobak hijau selada, ikan, hati, dll. 7. Hindari penyalahgunaan alkohol. Minum alkohol dapat mempercepat metabolisme warfarin dan memperpendek waktu perdarahan. Hindari trauma dan pendarahan sebanyak mungkin. 8.Gunakan sikat gigi yang lembut, cukur dengan pisau cukur listrik, kenakan sarung tangan saat mengolah bunga dan tanaman, dan periksakan diri ke dokter sebelum berpartisipasi dalam olahraga untuk melihat apakah kondisi fisik Anda tidak layak untuk berolahraga. 9, Berhenti merokok atau merokok sesedikit mungkin, merokok dapat mempercepat metabolisme obat yang membutuhkan penyesuaian dosis. 10. Warfarin dapat menyebabkan keguguran, lahir mati, dan malformasi janin. Jika pasien sedang hamil atau berencana untuk hamil, harap beri tahu dokter Anda. 11. Periksakan seri pembekuan darah Anda secara teratur, dengan interval tidak lebih dari 4 minggu. Pasien usia lanjut harus lebih memperhatikan dan memantau setiap perubahan setiap saat.