Nyeri kaki pada lansia dapat disebabkan oleh cedera akut, lesi sendi, lesi tulang belakang lumbal, penyakit pembuluh darah dan faktor lainnya. 1. Cedera akut: misalnya, pukulan dari luar atau keseleo akut, yang mengakibatkan kerusakan jaringan lunak atau tulang pada kaki, yang akan menimbulkan gejala nyeri kaki, juga dapat disertai pembengkakan, mobilitas terbatas, dan manifestasi abnormal lainnya. 2. Lesi sendi: misalnya, osteoartritis, artritis gout, artritis reumatoid, dll., dapat menyebabkan kerusakan pada sendi kaki, yang akan menimbulkan gejala nyeri, dan dapat disertai dengan kemerahan, demam, pembengkakan, kekakuan di pagi hari dan gejala lainnya. 3. Lesi tulang belakang lumbal: misalnya, herniasi diskus lumbal atau stenosis tulang belakang lumbal, menyebabkan kerusakan pada saraf yang mempersarafi tungkai bawah, yang akan menyebabkan nyeri kaki, disertai dengan nyeri yang menjalar pada tungkai bawah, mati rasa pada tungkai bawah, nyeri pinggang, dan gejala lainnya. 4. Penyakit pembuluh darah: misalnya, varises atau flebitis pada tungkai bawah dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah pada tungkai bawah, yang akan menyebabkan gejala nyeri kaki, disertai dengan edema yang jelas. Lansia yang mengalami nyeri kaki dan kelainan lainnya juga harus mencari pertolongan medis untuk pemeriksaan dan pengobatan yang tepat untuk menghindari perburukan lesi yang berkelanjutan.