Fraktur tulang rusuk ke-11 kiri yang terkilir biasanya tidak memerlukan pembedahan, tetapi pembedahan harus dipertimbangkan jika terjadi komplikasi serius seperti cedera hati atau limpa.
Prinsip-prinsip penanganan patah tulang rusuk adalah pengendalian nyeri yang efektif, fisioterapi paru dan aktivitas dini, tanpa penekanan pada perawatan bedah. Khususnya, patah tulang rusuk tunggal tertutup, seperti hanya patah tulang rusuk ke-11 kiri, umumnya tidak memerlukan perawatan bedah, dan penggunaan tali dada atau tali dada elastis untuk memfiksasi dada sudah cukup.
Namun, perlu dicatat bahwa ujung depan tulang rusuk ke-11 hingga ke-12 bebas, dan elastisitas serta mobilitasnya relatif besar dibandingkan dengan tulang rusuk lainnya. Jika fraktur terjadi, kita harus waspada terhadap kombinasi organ intra-abdomen dan cedera diafragma, seperti cedera hati dan limpa yang parah, dan kemudian kita harus secara aktif melakukan perawatan bedah.
Pasien dengan fraktur tulang rusuk ke-11 kiri yang terkilir harus menjalani pemeriksaan yang relevan di bawah bimbingan dokter profesional untuk membuat diagnosis yang jelas dan menyingkirkan komplikasi.