Penyebab umum kram kaki pada lansia adalah terlalu banyak bekerja dan kedinginan, sirkulasi darah yang buruk, kekurangan kalsium, dll. Penyebab ini dapat diatasi dengan akupunktur dan pijat, kompres panas, suplemen kalsium, dan modifikasi pola makan.
1. Pengerahan tenaga yang berlebihan: pengerahan tenaga menyebabkan jaringan otot menghasilkan lebih banyak asam laktat, pembentukan akumulasi rangsangan otot, menginduksi kram otot, dapat berupa perawatan akupunktur dan pijat untuk meredakan kram kaki, perhatian sehari-hari pasien untuk menjaga relaksasi otot, mengurangi aktivitas di luar ruangan yang berlebihan, untuk menghindari kelelahan otot.
2. Dingin: kejang ketegangan otot dapat terjadi setelah kedinginan, yang dapat menyebabkan kram, Anda dapat meredakan ketegangan otot dengan mengoleskan kompres panas dan merendam kaki dalam air hangat.
3. Sirkulasi darah yang buruk: Orang tua dengan aliran darah yang lambat dan sirkulasi darah lokal yang buruk di myofascia lebih rentan terhadap kejang otot yang menyebabkan kram, sehingga pasien dapat meningkatkan sirkulasi darah lokal melalui pijatan untuk meredakan ketegangan otot dan dengan demikian meredakan kram kaki.
4. Kekurangan kalsium: konsentrasi ion kalsium dalam darah lansia menurun, sensitivitas saraf dan otot meningkat, sehingga mudah mengalami kram kaki, sehingga suplementasi kalsium tepat waktu bila diperlukan. Selain itu, pasien dalam kehidupan sehari-hari dapat mengatur diet kalsium, makan lebih banyak makanan yang mengandung kalsium, seperti susu, telur, produk kedelai, dll., Perhatikan jangan makan harus memastikan gizi seimbang.
Jika kram lansia terus berlanjut tidak ada perbaikan, atau frekuensi serangan tinggi, disarankan untuk konsultasi rumah sakit tepat waktu, agar tidak menunda kondisinya.