Memperhatikan kebiasaan diet dapat secara efektif mengurangi kanker payudara dan meningkatkan pemulihan dini pasien kanker payudara. 1. Makan secara teratur, secukupnya, dengan porsi kecil dan sering, dan rencanakan untuk mengonsumsi kalori dan nutrisi yang cukup. 2. Makanlah makanan yang kaya akan vitamin A dan vitamin C. Makanlah lebih banyak sayuran hijau dan buah-buahan. 3.Makanan yang memiliki efek anti-kanker seperti kubis, caper, terong ungu, bawang putih, asparagus, lobak, mentimun, labu, jamur shiitake, jamur hitam, jamur perak, kubis ungu, rumput laut, ubi jalar, kura-kura, darah hewan, dll. 4, jangan makan makanan yang diawetkan dengan garam dan diasap, terutama makanan yang dipanggang dan dikaramelisasi. 5. Patuhi diet rendah lemak dan makan telur, daging tanpa lemak, dan yoghurt secara teratur, karena perkembangan kanker payudara berkaitan erat dengan asupan lemak yang berlebihan. Asupan lemak yang berlebihan juga dapat menyebabkan obesitas dan disfungsi endokrin, yang tidak kondusif untuk pemulihan kanker payudara. 6. Makanan harus dijaga kesegarannya sejauh mungkin dan tidak makan makanan yang berjamur atau busuk. Kurangi makan nasi dan tepung halus, lebih banyak biji-bijian kasar dan kacang-kacangan, dan sering-seringlah makan buah-buahan kering yang bergizi dan makanan manis, yang kaya akan vitamin, mineral, serat, protein, dan asam lemak tak jenuh. 8. Hindari minum alkohol: minum alkohol jauh lebih berbahaya bagi wanita daripada pria. Wanita yang minum alkohol memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara daripada mereka yang jarang minum alkohol.
Mereka yang minum satu gelas atau lebih alkohol sehari memiliki risiko kanker payudara 45% lebih tinggi daripada mereka yang jarang minum alkohol, dan risiko ini paling signifikan pada wanita pra-menopause. 9, kurangi kopi: kopi, kakao, cokelat, makanan seperti itu mengandung banyak kafein, xanthine dapat memicu hiperplasia payudara, dan hiperplasia payudara berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Wanita, terutama wanita pra-menopause, berisiko jauh lebih tinggi terkena kanker payudara jika mereka terlalu banyak mengonsumsi jenis makanan ini. 10. Makan lebih banyak kubis dan produk kedelai: kubis mengandung senyawa yang menyumbang sekitar 1 persen dari berat kubis.
1 persen dari berat kubis, yang dapat membantu memecah estrogen. Produk kedelai mengandung isoflavon, yang secara efektif dapat menghambat terjadinya kanker payudara. Selain itu, jagung, jamur yang dapat dimakan, rumput laut, bawang putih, tomat, jeruk dan buah-buahan kacang-kacangan serta buah dan sayuran lainnya juga memiliki peran. 11, makan lebih banyak ikan: para ahli nutrisi percaya bahwa ikan mengandung asam lemak yang memiliki efek menghambat proliferasi sel kanker. 12. Makan secukupnya dan tidak berlebihan: nutrisi yang berlebihan dan obesitas memiliki dampak negatif pada terjadinya dan perkembangan kanker payudara. Oleh karena itu, selama kehidupan jangka panjang pasien kanker payudara setelah pengobatan, mereka harus mematuhi prinsip makan secukupnya tetapi tidak berlebihan, sambil memastikan kebutuhan nutrisi mereka.