Kerongkongan adalah jalur yang dilalui makanan untuk memasuki saluran pencernaan bagian bawah (termasuk organ-organ seperti lambung dan usus). Setelah memotong esofagus, saluran pencernaan harus disambung kembali, suatu proses yang disebut rekonstruksi saluran pencernaan.
Oleh karena itu, pembedahan untuk kanker esofagus dibagi menjadi dua langkah utama: pertama, pengangkatan tumor itu sendiri, terutama esofagus dan jaringan di sekitarnya seperti kelenjar getah bening, yang menentukan kelangsungan hidup pasca-operasi pasien di masa depan; dan kedua, rekonstruksi saluran pencernaan.
Jadi, apa yang digunakan untuk menyambung kembali saluran pencernaan? Lambung lebih sering digunakan, karena volumenya yang besar. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: pertama, lambung dilepaskan dari jaringan di sekitarnya dan dibentuk untuk mendapatkan bagian lambung yang lebih panjang dan seperti tabung (disebut “tubular stomach”). Lambung kemudian diangkat ke atas dan segera setelah itu esofagus disambungkan kembali ke tubular lambung dengan cara tertentu (dikenal sebagai anastomosis). Metode penggabungan saat ini dapat dilakukan dengan menggunakan anastomosis atau dengan penjahitan tangan, tergantung pada kondisi pasien.
Singkatnya, “reseksi” dan “rekonstruksi” adalah elemen inti dari pembedahan kanker esofagus radikal.