Keterlambatan perkembangan global umumnya didefinisikan sebagai kelainan pada area motorik kasar, motorik halus, adaptasi, bahasa, dan sosialisasi pribadi pada anak usia 5 tahun atau lebih muda. Penyebab keterlambatan perkembangan global meliputi genetika, displasia intrauterin, kelainan kromosom (misalnya sindrom Down), gangguan endokrin dan metabolisme (misalnya diabetes mellitus), kelainan tulang (misalnya osteochondrodisplasia), dan penyakit kronis (misalnya kanker), dan lain-lain. Pasien akan menunjukkan keterbelakangan perkembangan dalam banyak aspek, dan tinggi badan, berat badan, serta ukuran lingkar kepala mereka akan rendah. Pengobatan keterlambatan perkembangan secara keseluruhan didasarkan pada pengobatan simtomatik dan rehabilitasi aktif. Beberapa pasien dapat disembuhkan melalui pengobatan simtomatik aktif, tetapi beberapa di antaranya masih memiliki gejala sisa keterlambatan perkembangan. Pasien perlu memperhatikan manajemen hidup, manajemen psikologis, memastikan tidur yang cukup, manajemen olahraga dan manajemen diet dalam kehidupan sehari-hari. Jika diagnosis keterlambatan perkembangan secara keseluruhan telah dikonfirmasi, maka pengobatannya harus distandardisasi sesuai dengan saran medis.