Bagaimana proses menjalani gastroskopi

Proses gastroskopi biasanya memiliki persiapan seperti puasa, pembiusan, proses pemeriksaan dan perawatan pasca pemeriksaan. 1. Persiapan: Biasanya, pasien harus berpuasa sebelum melakukan gastroskopi, dan umumnya dilarang makan dan minum selama 8 jam sebelum pemeriksaan. 2. Anestesi: Jika anestesi diperlukan untuk gastroskopi tanpa rasa sakit, anestesi intravena umumnya digunakan, seperti propofol. Gastroskopi biasa dapat berupa anestesi lokal, pasien perlu minum obat anestesi lokal sebelum pemeriksaan, dimasukkan ke dalam mulut selama 1-2 menit dan kemudian ditelan secara perlahan, sehingga tenggorokan, kerongkongan, dan perut mati rasa. 3. Proses pemeriksaan: biasanya setelah pembiusan berhasil, pasien dapat mengambil posisi berbaring miring ke kiri, setelah memakai bantalan gigi, dokter akan memasukkan gastroskop dari mulut ke tenggorokan, pasien gastroskopi umum dapat mengikuti petunjuk dokter untuk menelan perlahan, sehingga memudahkan gastroskopi masuk ke kerongkongan, lalu ke perut, untuk memeriksa kerongkongan dan perut secara menyeluruh. 4. Perawatan pasca pemeriksaan: jangan makan dalam waktu 1-2 jam setelah pemeriksaan, dan makanan cair dapat dikonsumsi setelah 1-2 jam untuk menghindari kerusakan mukosa lambung. Jika Anda perlu melakukan pemeriksaan, Anda harus pergi ke rumah sakit biasa untuk dipandu oleh dokter, gastroskopi perlu dioperasikan oleh dokter profesional.