Setelah menyusui, dianjurkan untuk mengurangi jumlah pemberian ASI, memperhatikan pola makan ibu, memijat perut, memperhatikan perawatan dan pengobatan.
1. Kurangi jumlah menyusui: Mengurangi jumlah dan frekuensi menyusui dapat membantu meringankan gejala makan berlebihan.
2. Perhatikan pola makan ibu: ibu perlu makan makanan yang mudah dicerna, dan disarankan untuk makan makanan semi-cair dan cair, seperti sup nasi dan bubur, serta banyak minum air hangat.
3. Pijat perut: ibu dapat mengambil pusar anak sebagai pusat dan memijat perut searah jarum jam, yang dapat membantu meningkatkan gerakan peristaltik gastrointestinal dan meringankan gejala penumpukan makanan.
4. Perawatan hidup: pusat termoregulasi anak tidak stabil, mudah dipengaruhi oleh faktor infeksi eksternal, perlu memperhatikan anak untuk tidak memakai terlalu banyak atau menutupi terlalu tebal, untuk menghindari menyebabkan akumulasi panas internal gejala makanan.
5. Perawatan obat: sesuai dengan kondisi anak untuk mengonsumsi probiotik atau mempromosikan obat peristaltik gastrointestinal, seperti butiran basil basil basil subtilis dan larutan oral eliminasi gastrointestinal, dan sebagainya.
Obat-obatan di atas direkomendasikan untuk digunakan di bawah bimbingan dokter spesialis. Jika gejala-gejala di atas terus berlanjut dan tidak kunjung membaik, dianjurkan untuk mencari perawatan medis tepat waktu di bawah bimbingan dokter profesional, untuk menghindari penundaan kondisi.