Pertumbuhan pada lapisan rahim, bisa berupa polip endometrium, atau tentu saja kanker endometrium, atau fibroid submukosa, dll. Jika seorang wanita menjalani USG yang menunjukkan adanya pertumbuhan pada endometrium, ia harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut, seperti histeroskopi dan kuretase diagnostik, untuk menentukan sifat lesi yang ada. 1. Polip endometrium. Jika endometrium lokal dirangsang oleh peradangan kronis atau di bawah pengaruh estrogen, terjadi proliferasi yang berlebihan, polip endometrium dapat terbentuk. Jika polip endometrium teridentifikasi, polip ini dapat diangkat melalui pembedahan histeroskopi. 2. Kanker endometrium. Kanker endometrium adalah salah satu dari tiga tumor ganas utama pada saluran reproduksi wanita, yang terutama terjadi pada wanita pasca menopause. Pada kanker endometrium, pemeriksaan ultrasonografi akan menemukan adanya organisme berukuran besar di dalam rongga rahim, dan endometrium menebal secara abnormal, serta garis rongga rahim menghilang. Jika kanker endometrium teridentifikasi, pembedahan diperlukan sesegera mungkin, diikuti dengan radioterapi atau kemoterapi. Selain itu, pertumbuhan endometrium juga dapat disebabkan oleh alasan lain seperti fibroid submukosa, dll. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengetahui penyebabnya dan mengobatinya secara aktif di bawah bimbingan dokter.