Jerawat di wajah, juga dikenal sebagai jerawat biasa, disebabkan oleh beberapa faktor: i. Faktor genetik, beberapa pasien memiliki riwayat keluarga. Kedua, sekresi androgen. Setelah masa pubertas, sekresi androgen tinggi, mengakibatkan peningkatan aktivitas kelenjar sebasea, peningkatan sekresi minyak dan keratinisasi saluran sebasea, yang mengakibatkan pembentukan jerawat di pipi. Ketiga, infeksi bakteri. Propionibacterium acnes berkembang biak di area pipi, sehingga mudah menyebabkan papula inflamasi, nodul dan kista. Keempat, disebabkan oleh obat-obatan. Penggunaan kortikosteroid oral atau topikal jangka panjang, atau iodida. Kelima, faktor lainnya. Misalnya, sering begadang, makan terlalu banyak cabai, penggunaan kosmetik luar yang tidak sesuai, dll.