Penderita artritis reumatoid dapat mengonsumsi roti kukus, tetapi harus dalam jumlah sedang.
Artritis reumatoid adalah penyakit autoimun sistemik yang terutama melibatkan persendian, tetapi juga dapat melibatkan jantung, pembuluh darah, paru-paru, dan organ dalam lainnya. Pasien artritis reumatoid harus mencoba makan makanan yang seimbang, memilih makanan yang kaya vitamin dan protein, seperti sayuran segar, buah-buahan, susu, dll., serta menghindari makanan yang pedas dan merangsang.
Roti kukus biasanya mengandung karbohidrat yang terbuat dari berbagai macam tepung putih dan tepung jagung untuk memberikan energi bagi tubuh. Pasien artritis reumatoid dapat makan roti kukus, tetapi harus dalam jumlah sedang, untuk menghindari asupan berlebihan yang menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah; selain itu, jika pasien dikombinasikan dengan diabetes dan kondisi lainnya, perlu di bawah bimbingan dokter untuk mengontrol jumlah asupan roti dan pasta lainnya.
Pasien rheumatoid arthritis dapat makan roti kukus yang sesuai, disarankan agar pasien dapat pergi ke departemen reumatologi dan imunologi rumah sakit, konsultasi departemen gizi, ikuti petunjuk dokter untuk menstandarisasi pengobatan dan diet yang wajar.