Tes toleransi glukosa adalah tes laboratorium yang digunakan untuk mendiagnosis diabetes mellitus, yang melibatkan puasa dan minum air glukosa yang diikuti dengan tes darah untuk gula darah. Tes toleransi glukosa umumnya disebut sebagai tes toleransi glukosa oral (OGTT), subjek harus berpuasa di pagi hari pengambilan darah vena untuk menentukan glukosa darah, dan kemudian 75g glukosa dilarutkan dalam 300 ml air, dalam waktu 5 menit untuk diminum, dalam pelayanan glukosa dalam 1/2, 1, 2 jam (bila perlu, bisa 3 jam) setiap pengukuran glukosa darah. Glukosa darah puasa kurang dari 6,1 mmol / L, glukosa darah setelah glukosa oral 30-60 menit glukosa darah dapat mencapai puncaknya, nilai puncaknya kurang dari 11,1 mmol / L, 2 jam glukosa darah kurang dari 7,8 mmol / L, yang merupakan toleransi glukosa normal. Tes toleransi glukosa harus dilakukan di bawah bimbingan dokter, jika gula darah tidak normal, dianjurkan untuk melakukan perawatan di bawah bimbingan dokter.