Apakah aborsi menyakitkan?

Aborsi bisa menyakitkan, tetapi dengan kemajuan teknologi medis, prosedur ini telah sangat ditingkatkan. Prosedur ini terutama disebut sebagai aborsi tanpa rasa sakit, yang dapat meminimalkan rasa sakit pasien. Rahim perlu diperbaiki setelah prosedur, sehingga pasien harus beristirahat setelah prosedur dan menghindari olahraga berat selama 15 hari setelah prosedur. Jika perdarahan tidak bersih selama lebih dari 7 hari atau jika jumlah perdarahan meningkat, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk menghindari perbaikan rahim yang buruk dan keluarnya sisa rongga rahim.