Waktu tromboplastin parsial teraktivasi yang tinggi dapat disebabkan oleh hemofilia, sirosis hati, koagulasi intravaskular diseminata, dan sebagainya. 1. Hemofilia: Hemofilia adalah penyakit perdarahan yang disebabkan oleh kelainan pembentukan tromboplastin yang diturunkan, dan pasien akan mengalami perdarahan dan pembentukan hematoma. Ketika pasien dengan hemofilia menjalani pemeriksaan protrombin, akan terjadi perpanjangan waktu tromboplastin parsial teraktivasi. 2. Sirosis: tes waktu protrombin untuk pasien sirosis dapat menilai fungsi cadangan hati dan prognosisnya. Jika sirosis sudah lanjut atau kerusakan sel hati sudah serius, saat tes aktivitas protrombin hati dilakukan, waktu tromboplastin parsial teraktivasi akan tinggi. 3. Koagulasi intravaskular diseminata: Koagulasi intravaskular diseminata dapat disebabkan oleh tumor ganas, infeksi serius, emboli cairan ketuban dan penyakit lainnya. Ketika pasien mengalami koagulasi intravaskular diseminata, pemeriksaan faktor koagulasi plasma akan menunjukkan waktu tromboplastin parsial teraktivasi yang lama. 4. Lainnya: Pasien dengan waktu tromboplastin parsial teraktivasi yang tinggi juga dapat dianggap memiliki kekurangan vitamin K atau terapi heparin. Dianjurkan agar pasien dengan waktu tromboplastin parsial teraktivasi yang tinggi perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk pemeriksaan, dan dokter akan memilih tindakan yang tepat untuk pengobatan setelah mengklarifikasi penyebab penyakit.