Pencegahan dan pengobatan osteoartritis lutut harus dimulai pada usia muda

        Dengan perubahan dalam pekerjaan dan gaya hidup, osteoartritis lutut menjadi lebih muda dengan diversifikasi pekerjaan dan gaya hidup. Oleh karena itu, pencegahan dan pengobatan osteoartritis lutut harus dimulai pada usia muda.  Jadi, apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah dan mengobatinya?  Pertama, mari kita lihat faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan osteoartritis lutut. Pedoman 2010 untuk diagnosis dan pengobatan osteoartritis memberi tahu kita bahwa perkembangan osteoartritis lutut, pada orang muda, sebagian besar terkait dengan obesitas, peradangan, trauma, penggunaan sendi yang berlebihan, gangguan metabolisme dan genetika.  Tentu saja, begitu kita memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan osteoartritis lutut, mudah untuk mengetahui apa yang harus dilakukan. Berikut ini ringkasannya: 1. Lepaskan beban dari sendi lutut.  Sendi lutut adalah sendi penahan beban terbesar dalam tubuh dan obesitas dapat meningkatkan bebannya, meningkatkan keausan tulang rawan dan mempercepat degenerasi sendi. Oleh karena itu, menjaga berat badan yang sehat merupakan prasyarat untuk menjaga kesehatan sendi lutut. Pada saat yang sama, bagi pasien dengan nyeri lutut yang sudah ada, kita juga dapat menggunakan kruk untuk “meringankan beban” pada sendi lutut.  2. Jaga agar sendi lutut tetap “hangat”.  Dingin adalah penyebab umum peradangan di dalam dan di sekitar jaringan lunak sendi lutut, dan juga merupakan penyebab utama nyeri sendi pada orang muda yang “tidak ingin hangat, hanya berangin”. Oleh karena itu, menjaga kehangatan dan kedinginan adalah suatu keharusan bagi kaum muda untuk memiliki sendi lutut yang sehat, dan merupakan obat yang baik bagi orang tua untuk mengurangi timbulnya nyeri lutut.  3. Gunakan sendi lutut Anda dengan bijak.  Sendi lutut adalah sendi penahan beban dan juga sendi dengan fungsi motorik. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang harus mencoba berjalan di tanah yang rata, lebih sedikit memanjat atau tidak memanjat, lebih sedikit tangga, lebih banyak lift; dua, perhatikan postur berjalan, cobalah memakai sepatu bersol lembut, hindari memakai sepatu hak tinggi. Di tempat kerja, hindari berjongkok dan berdiri untuk jangka waktu yang lama. Selama perjalanan, hindari berjalan jauh. Selama berolahraga, hindari olahraga berat yang berlebihan, seperti sepak bola dan bola basket, untuk mencegah ketegangan dan trauma sendi serta mempercepat degenerasi sendi.  4. Isi ulang sendi lutut.  Makanlah makanan yang kaya protein, kalsium dan kolagen, seperti susu, produk susu, jamur hitam, ikan dan udang, serta daging sapi, untuk memberikan nutrisi bagi kesehatan sendi lutut.  Sendi lutut, selain struktur tulangnya, perlu fokus pada stabilitas otot dan ligamen peri-lututnya. Latihan fungsional yang tepat, seperti berenang dan berjalan kaki, dapat meningkatkan ketegangan ligamen dan otot, meningkatkan stabilitas sendi lutut dan mengurangi kejadian artritis.  5. Diagnosis dan pengobatan dini.  Pada tahap awal osteoartritis lutut, pengobatannya menjanjikan dan seringkali dapat dikontrol dengan perawatan sederhana. Namun demikian, hal ini sering diabaikan oleh pasien, sehingga menunda kondisi dan kehilangan peluang terbaik untuk pengobatan.  Kami berharap bahwa langkah-langkah di atas akan melindungi kesehatan sendi lutut Anda!