Suntikan progesteron dapat menyebabkan rasa kantuk, yang merupakan reaksi merugikan yang relatif umum. Bahan utama dalam suntikan progesteron adalah progesteron, dan efek samping yang lebih umum dari obat ini adalah rasa kantuk, pusing, dan pening yang dapat terjadi 1-3 jam setelah minum obat. Ada juga kemungkinan perubahan siklus menstruasi, perdarahan di antara periode, dan gangguan menstruasi. Suntikan progesteron dikontraindikasikan pada pasien dengan penyakit hati yang parah dan mereka yang alergi terhadap progesteron. Obat ini dapat mengganggu dan menyebabkan rasa kantuk, mengantuk, pusing, dan penglihatan kabur, sehingga disarankan untuk tidak mengemudi atau bekerja di ketinggian. Penggunaan suntikan progesteron memiliki risiko tertentu, dan dianjurkan agar pasien menggunakannya di bawah pengawasan dokter spesialis dan bukan tanpa izin.