Jerawat jerawat umumnya merupakan bekas luka atrofi yang disebabkan oleh jerawat yang parah, dan dapat dihilangkan dengan pengelupasan kimiawi, fototerapi, suntikan, dan perawatan lainnya. 1. Perawatan pengelupasan kimiawi: bahan kimia seperti asam salisilat atau asam buah dapat digunakan untuk bekerja pada area yang berjerawat, yang dapat menstimulasi jaringan epidermis di area tersebut dan meningkatkan proliferasi serat elastis dan serat kulit, yang menghasilkan jaringan lokal yang menonjol. 2. Perawatan fotolistrik: Laser pecahan, laser YAG, dan metode lain dapat digunakan untuk mengatasi jerawat untuk mendorong pembentukan kembali kolagen di area tersebut. Cahaya berdenyut yang intens juga dapat digunakan untuk merangsang regenerasi kolagen di lubang jerawat melalui aksi cahaya dan panas untuk memperbaiki lubang jerawat. 3. Perawatan injeksi: Asam hialuronat dapat disuntikkan ke dalam area jerawat untuk meringankan cekungan kecil pada kulit. 4. Perawatan lain: Jahit mikro, pelepasan subkutan, dan dermabrasi juga dapat digunakan untuk meringankan gejalanya. Disarankan agar pasien dengan lubang jerawat pergi ke departemen dermatologi tepat waktu, dan melakukan perawatan standar di bawah bimbingan dokter profesional, dan tidak menggunakan obat secara pribadi, yang dapat menyebabkan bahaya.