Retensi lambung adalah tertahannya sisa makanan dan cairan di dalam lambung akibat obstruksi organik atau kurangnya tonus lambung secara fungsional. 1. Penyakit organik yang umum terjadi adalah obstruksi saluran cerna bagian atas akibat tukak lambung. Obstruksi saluran cerna bagian atas umumnya disebabkan oleh penyembuhan tukak pilorus atau tukak bola duodenum. Tukak di atas tidak ditangani dengan baik, sehingga tukak tidak sembuh dengan baik dan terbentuk jaringan parut, yang menyebabkan kelainan pada struktur saluran keluar lambung, sehingga menyebabkan kesulitan mengosongkan makanan dari lambung dan menyebabkan terjadinya retensi lambung. 2. Jika gastroskopi tidak menunjukkan adanya penyakit organik pada lambung dan hanya terdapat retensi lambung, maka perlu dipertimbangkan bahwa gerak peristaltik lambung melambat karena kurangnya tonus lambung yang fungsional, yang menyebabkan retensi pada lambung. Retensi lambung dianjurkan untuk secara aktif mencari perawatan medis di bawah bimbingan dokter profesional untuk menghindari penundaan kondisi tersebut.