Aspirin dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat antihipertensi dan direkomendasikan untuk penderita hipertensi yang juga memiliki kombinasi beberapa faktor risiko kardiovaskular lainnya, atau hipertensi yang dikombinasikan dengan komplikasi klinis. Aspirin adalah agen antiplatelet dan penggunaannya dapat mengurangi infark miokard sebesar 1/3 dan stroke sebesar 1/10, sehingga aspirin merupakan pengobatan dasar bagi pasien hipertensi yang dikombinasikan dengan faktor risiko lainnya. Namun, perlu dicatat bahwa aspirin perlu dimulai ketika tekanan darah stabil, sebaiknya kurang dari 180/100 mmHg. Jika tekanan darah tidak terkendali atau berfluktuasi secara signifikan, aspirin dapat meningkatkan risiko pendarahan otak. Selain itu, sebelum mengonsumsi aspirin, penilaian faktor risiko perdarahan saluran cerna harus dilakukan untuk mengetahui apakah Anda pernah mengalami gangguan saluran cerna ulseratif sebelumnya. Jika ada riwayat kondisi tersebut sebelumnya atau jika Anda berusia di atas 65 tahun dan juga menggunakan obat hormonal atau mengonsumsi antikoagulan, maka tindakan pencegahan harus dilakukan dalam kasus ini, yaitu mengonsumsi aspirin bersama dengan obat penekan asam lambung untuk meminimalkan risiko perdarahan.